Mengatur Perabot Rumah Agar Si Kecil Bebas Beraktivitas

#fullpost {display:none;}
Anda memiliki anak yang masih kecil atau usia balita? Sudah pasti, Anda sekeluarga bakal dipusingkan dengan aktivitas buah hati Anda yang luar biasa dan “nggak ada matinya” itu. Senang memang menyaksikan ulah si kecil yang kadang membuat kita tertawa terpingkal-pingkal. Tapi, ingat! Anda harus ekstra hati-hati, apalagi jika semakin lama aktivitasnya semakin ‘mengundang’ bahaya. Sebab, dimana pun si kecil berada, ia akan otomatis melakukan aktivitas apapun yang menarik minatnya, tanpa beban dan tak memikirkan hal lain.

Nah, untuk itu, selain pengawasan si kecil perlu diperketat, kewaspadaan atas lingkungan yang aman bagi si kecil juga perlu ditingkatkan. Anda harus benar-benar menyiapkan sarana yang cocok untuk keleluasaan si kecil dalam beraktivitas. Banyak hal yang harus Anda lakukan untuk itu, antara lain:
1. Menyingkirkan semua barang-barang yang tajam, beracun, mudah pecah, obat-obatan maupun barang yang panas atau mendidih ke tempat yang aman dan jauh dari jangkauan di kecil.
2. Halangi jalan masuk ke dapur, ke kamar mandi, ke halaman luar, ke arah anak tangga ataupun ke jendela – bila tidak berteralis.
3. Amankan tali-tali atau taplak meja yang berjuntai serta kabel listrik, sambungan listrik, stop kontak, juga kipas angin duduk.
4. Kunci pintu lemari maupun laci, termasuk pintu lemari es.
5. Singkirkan hiasan meja maupun bufet, asbak maupun pot tanaman dalam rumah.
6. Beri pelindung busa untuk ujung dan sudut meja, lemari dan lainnya yang berbentuk runcing. 7. Singkirkan meja dari kaca.
8. Kencangkan pegangan pintu atau perabot rumah tangga yang longgar.
9. Pastikan ubin atau karpet tidak membuat si kecil tersandung.
Selain itu, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, ada baiknya, Anda juga memperhatikan tata letak perabot di kamar mandi:
1. Singkirkan tempat sampah, obat-obat pembersih dan bahan-bahan lain yang membahayakan si kecil.
2. Tutup lubang WC, bila sedang tidak dipergunakan.
3. Beri penutup atau pelindung kran air untuk mencegah benturan.
4. Jangan meninggalkan si kecil sendiri di kamar mandi.
5. Jangan penuhi bak atau ember dengan air bila tidak dipergunakan.
6. Pastikan lantai kamar mandi tidak licin.
7. Kunci kamar mandi bila tak digunakan.
Jika Anda memiliki kolam renang atau kolam ikan, ada baiknya isi kolam dikeringkan jika sudah maupun sedang tak digunakan. Kalau perlu ditutup rapat-rapat.
Nah, dengan mengatur perabot rumah sebaik mungkin, kini buah hati Anda dapat beraktivitas dengan bebas dan Anda pun tak lagi was-was.



[+/-] Selengkapnya…



[+/-] Ringkasan saja…

checkFull(“post-” + “links”)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: