Seminar Sehari Prospek Bisnis Bioethanol Skala UKM

Dalam seminar sehari yang terselenggara pada Sabtu, 15 Desember 2007 lalu, PT. Kreatif Energy Indonesia berusaha mengangkat salah satu solusi dari dua issue yang kian marak dibicarakan oleh masyarakat sedunia dan tak terkecuali Indonesia. Dua issue ini adalah naiknya harga BBM yang semakin mencekik leher dan dampak pemanasan global yang baru-baru ini mendorong Ibu Ani Bambang Yudhoyono untuk mengambil tindakan penanaman 10 juta pohon yang dipelopori oleh perempuan Indonesia.
Dua issue tersebut memang memicu sakit kepala bagi seluruh penduduk di dunia ini. Tetapi rupanya PT. Kreatif Energy Indonesia memandang hal ini sebagai peluang bisnis baru bagi para UKM di Indonesia. Seminar ini memberikan angin segar bagi para UKM yang berminat untuk membuka usaha baru sembari membantu menanggulangi masalah kelangkaan BBM maupun issue pemanasan global di dunia
Dalam acara seminar kali ini, ada tiga orang pembicara yang berbagi tips sehubungan dengan tema yang diangkat. Mereka adalah Dr. Arif Budiarto, Ir. Roy Handoko, Ir. Johan Bukit sendiri selaku pimpinan PT. Kreatif Energy Indonesia. Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00-16.00 ini, terbagi menjadi 3 sesi. Yaitu sesi pembicara, sesi peragaan dan sesi konsultasi bisnis bagi para peserta seminar kepada para pembicara.
“Bioethanol termasuk dalam salah satu Biofuel. Dimana Biofuel itu merupakan nama umum dari bahan bakar yang dibuat dari bahan bakar hayati. Biofuel ini mencakup biodiesel (dimana nanti bisa dipadankan untuk menggantikan diesel), bioethanol (dimana nanti bisa dipadankan untuk menggantikan bensin), biogas (dimana nanti bisa dipadankan untuk menggantikan gas alam). Dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih banyak kepada prospek yang dihadirkan oleh Bioethanol kepada para UKM. Untuk kategori UKM, mereka bisa membuat sendiri Bioethanol dari sumber-sumber karbohidrat dan serat-serat selulosa. Bahkan bisa pula dengan menggunakan jerami. Dengan menggunakan peralatan destilasi sederhana berikut drum dan asesoris, UKM bisa memproduksi Bioethanol sebanyak 200 liter/harinya. Dengan biaya yang cukup ringan, saya rasa ini adalah prospek bagus bagi para UKM yang berminat”, ujar Dr. Arif Budiarto sebagai salah satu pembicara berkomentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: