Sekolah Pilar Indonesia

#fullpost {display:none;}Menjadi Tuan Rumah IB – Job Alike Sessions
(Pertemuan Rutin Khusus Sekolah-Sekolah IB PYP)

Jumat, 9 November 2007, Sekolah Pilar Indonesia menjadi tuan rumah PYP Dunia IB-Job Alike Sessions. Dalam acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 sampai 15:30 ini, Sekolah Pilar Indonesia kedatangan rekan-rekan guru dari sekolah-sekolah yang tergabung dalam PYP Dunia, yaitu organisasi sekolah-sekolah dari seluruh Indonesia yang menerapkan International Baccalaureate (IB) – PYP dalam metode pembelajarannya. Dalam pertemuan kali ini, setiap sekolah termasuk Sekolah Pilar Indonesia, mengirim 3 orang perwakilan guru, yang menangani 3 bidang yaitu PE (Physical Education), Art dan Library.

Murid-murid SPI menyambut para peserta yang hadir dengan penampilan alat musik tradisional, Gamelan, juga paduan suara yang membawakan medley lagu-lagu daerah. Para peserta yang sebagian adalah para expatriate dibuat kagum oleh penampilan yang agak berbeda itu.
Tepat pukul 9:30, acara utama dimulai. Peserta menempati ruangan sesuai bidangnya, dipandu seorang fasilitator yang cukup berpengalaman dari sekolah-sekolah yang menjadi anggota PYP Dunia untuk saling berbagi cerita, pengalaman maupun informasi-informasi terkini seputar implementasi kerangka pembelajaran IB-PYP di sekolahnya masing-masing.
Job Alike ini adalah acara yang diadakan dalam kurun waktu tertentu dan diadakan khusus di sekolah-sekolah yang menjadi anggota PYP Dunia secara bergiliran. Bagi sebagian peserta yang hadir, acara ini menyerupai pertemuan rutin untuk bisa berbagi pengalaman mereka dalam bidangnya. Di sela-sela acara sebagian dari peserta berkeliling SPI dan mengagumi fasilitas dan aktifitas yang sedang berlangsung di sekolah yang baru berumur 1,5 tahun ini.
Setelah jeda siang, acara dilanjutkan dengan kesempatan setiap peserta memperagakan beberapa aktifitas yang dilakukan di sekolah mereka berkaitan dengan bidangnya sesuai dengan standarisasi IBO. Setiap peserta yang mayoritas adalah guru, bereksplorasi dalam acara ini dengan aktifitas yang nantinya bisa dilakukan dengan murid mereka di sekolah masing-masing.
“Acara ini sangat bermanfaat karena kami berkesempatan berdiskusi dan bertukar pengalaman baik dengan mereka yang berasal dari sekolah yang telah lama maupun dari sekolah yang baru berdiri seperti SPI. Setiap sekolah punya kelebihan masing-masing, bahkan sekolah baru seperti SPI sekalipun. SPI telah menunjukkan keseriusannya dalam menyelenggarakan model pembelajaran yang menerapkan IB-PYP. Upaya SPI untuk memasukkan materi pelajaran tentang kebudayaan Indonesia dalam kurikulum sangat sejalan dengan IB,” demikian tutur salah seorang peserta.


[+/-] Selengkapnya…

[+/-] Ringkasan saja…
checkFull(“post-” + “links10”)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: